Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Pemuda Madiun Perkuat Kegiatan Perikanan
Lapas Pemuda Madiun Perkuat Kegiatan
Perikanan
Madiun, – SDN.com
Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun semakin memantapkan pelaksanaan
kegiatan kemandirian di bidang perikanan menjelang panen raya serentak, Rabu
(14/1).
Hal
ini dibuktikan dengan dilaksanakannya perawatan intensif terhadap ikan yang
akan dipanen, yakni ikan lele dan ikan nila yang berada di Sarana Asimilasi dan
Edukasi (SAE) Lapas Pemuda Madiun.
Kegiatan
perawatan perikanan tersebut melibatkan warga binaan yang telah mengikuti
program pembinaan kemandirian perikanan. Perawatan dilakukan secara rutin mulai
dari pengecekan kualitas air, pemberian pakan sesuai takaran, hingga pemantauan
kesehatan ikan guna memastikan hasil panen yang optimal dan berkualitas.
Kepala
Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Pemuda Madiun, Denny Wahyu Kristanto,
menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam
memberikan pembinaan yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi warga binaan.
“Pembinaan
perikanan ini tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan produk, tetapi juga
membekali warga binaan dengan keterampilan dan pengetahuan yang dapat mereka
manfaatkan setelah bebas nanti,” ujarnya.
Menurut
Kristanto, program kemandirian perikanan juga menjadi sarana pembentukan sikap
disiplin, tanggung jawab, serta kerja sama antarwarga binaan. Dengan
pendampingan dan pengawasan petugas, diharapkan kegiatan ini mampu berjalan
optimal hingga masa panen.
Sementara
itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menegaskan bahwa pembinaan
kemandirian merupakan salah satu pilar penting dalam proses pemasyarakatan.
“Kami
berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan yang produktif dan
berkelanjutan. Kegiatan perikanan ini adalah salah satu wujud nyata dalam
mendukung ketahanan pangan sekaligus menyiapkan warga binaan agar mandiri saat
kembali ke masyarakat,” tegasnya.
Melalui
kegiatan kemandirian perikanan ini, Lapas Pemuda Madiun berharap dapat mencetak
warga binaan yang tidak hanya taat aturan, tetapi juga memiliki keterampilan
kerja, jiwa wirausaha, serta kesiapan untuk berintegrasi kembali secara positif
di tengah masyarakat. (RED)
