Jelang Ramadhan 1447 H, Lapas Pemuda Madiun Tebar Kebaikan Lewat Aksi Bersih Masjid
Petugas dan Warga Binaan Lapas Pemuda
Madiun Bersihkan Masjid
Madiun,
— SUARADEMOKRASINEWS.com
Dalam
rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun menggelar kegiatan kerja bakti
membersihkan tempat ibadah di Masjid Fathun Nashri RW 09, Kelurahan Madiun Lor,
Kecamatan Manguharjo, Surobayan, Kota Madiun, Selasa (17/2).
Kegiatan
ini melibatkan petugas serta warga binaan sebagai bagian dari aksi sosial dan
pengabdian nyata kepada masyarakat.
Sejak
pagi hari, suasana penuh kebersamaan tampak dalam kegiatan kerja bakti
tersebut. Petugas dan warga binaan bahu-membahu membersihkan area masjid,
halaman sekitar, hingga fasilitas umum yang menjadi pusat aktivitas warga.
Dengan
menggunakan berbagai perlengkapan kebersihan seperti sapu, alat pel, kain lap,
sikat lantai, ember, hingga alat pembersih kaca, mereka memastikan setiap sudut
masjid bersih, rapi, dan nyaman menjelang bulan penuh berkah.
Selain
melakukan pembersihan menyeluruh, jajaran Lapas juga memberikan bantuan
perlengkapan kebersihan guna mendukung perawatan masjid secara berkelanjutan.
Ketua
Takmir Masjid Fathun Nashri, Muhammad Hanifuddin, menyampaikan apresiasi atas
kepedulian yang ditunjukkan jajaran Lapas Pemuda Madiun.
“Alhamdulillah,
pada hari ini ada kegiatan kerja bakti sosial yang diadakan oleh Lapas Pemuda
Madiun. Kegiatan ini sangat membantu sekali, terlebih karena sudah mendekati
bulan Ramadhan. Ini sangat membantu masjid kami dalam hal kebersihan dan juga
penambahan perlengkapan kebersihan,” ujarnya.
Ia
menambahkan, selaku jajaran Takmir Masjid Fathun Nashri, pihaknya mengucapkan
terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan kontribusi yang
diberikan.
“Semoga
kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi ladang amal bagi semuanya,”
tambahnya.
Sementara
itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menyampaikan bahwa kegiatan ini
bukan sekadar aksi kebersihan, melainkan momentum pembinaan karakter serta
penanaman nilai kepedulian sosial.
“Ramadhan
adalah bulan suci yang mengajarkan kita tentang kebersihan hati, kepedulian,
dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa insan
pemasyarakatan hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat. Ini juga menjadi
bagian dari proses pembinaan agar warga binaan memiliki rasa tanggung jawab
sosial dan semangat gotong royong,” ujar Wahyu.
Ia
menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini menjadi sarana membangun citra
positif pemasyarakatan sekaligus mempererat hubungan antara Lapas dan
masyarakat sekitar.
Melalui
kegiatan kerja bakti ini, Lapas Pemuda Madiun berharap semangat kebersamaan dan
kepedulian sosial dapat terus tumbuh sejalan dengan nilai-nilai Ramadhan yang
penuh rahmat dan ampunan.
Kegiatan
ini menjadi bukti bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan di
dalam, tetapi juga aktif berkontribusi bagi lingkungan sekitar sebagai wujud
nyata pengabdian kepada masyarakat. (RED).
