Zero Halinar Harga Mati, Kalapas Rudi Kristiawan: Jangan Ada Penyimpangan!
Ikrar Zero Handphone, Pungli dan
Narkotika di Lapas Pemuda Madiun
Madiun,
- SUARADEMOKRASINEWS.com
Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun menggelar kegiatan pembacaan
Ikrar Zero Handphone, Pungutan Liar, dan Narkotika (Halinar) yang diikuti oleh
seluruh petugas.
Kegiatan
ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, sebagai
bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang
bersih, aman, dan berintegritas, Rabu (22/04).
Pembacaan
ikrar dilakukan secara khidmat oleh Kalapas dan diikuti serentak oleh seluruh
jajaran petugas.
Ikrar
tersebut menjadi pengingat sekaligus penegasan bahwa seluruh pegawai
berkomitmen untuk menolak segala bentuk penyimpangan, khususnya terkait
peredaran handphone ilegal, praktik pungutan liar, serta penyalahgunaan
narkotika di dalam Lapas.
Dalam
arahannya, Kalapas Rudi Kristiawan menegaskan pentingnya menjaga integritas
dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Integritas
adalah harga mati. Jangan pernah melakukan penyimpangan dalam bentuk apa pun.
Sayangi keluarga kita dengan bekerja secara benar, karena setiap tindakan kita
akan berdampak besar,” tegasnya.
Ia
juga mengajak seluruh petugas untuk saling menguatkan dan saling mengawasi
dalam menjalankan tugas sehari-hari.
“Kita
harus saling mengingatkan, saling mengawasi, dan memastikan semua berjalan
sesuai aturan. Bekerjalah on the track, sesuai dengan prosedur dan ketentuan
yang berlaku,” tambah Rudi.
Melalui
kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Pemuda Madiun semakin memperkuat
komitmen dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dari Halinar, serta mampu
memberikan pelayanan yang profesional dan berintegritas kepada masyarakat. (RED).
