Lapas Pemuda Madiun Ikuti Pengarahan Kesiapan Layanan Kunjungan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Secara Virtual
Pengarahan Kesiapan Layanan Kunjungan
Hari Raya Idul Fitri 1447 H Secara Virtual
Madiun, – SDN.com
Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun mengikuti kegiatan pengarahan
kesiapan layanan kunjungan Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang dilaksanakan secara
virtual melalui Zoom Meeting.
Kegiatan
ini diikuti oleh Kalapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, beserta Pejabat
Struktural Eselon IV dan V di ruang teleconference, Selasa (17/3).
Kegiatan
ini merupakan bagian dari upaya penguatan koordinasi dan penyamaan persepsi
seluruh jajaran pemasyarakatan dalam rangka memberikan layanan kunjungan yang
optimal, aman, dan tertib selama momentum Hari Raya Idul Fitri.
Dalam
pengarahan tersebut, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menyampaikan
berbagai hal penting terkait standar pelaksanaan layanan kunjungan.
Fokus
utama diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan, kepatuhan petugas terhadap
prosedur, serta kesiapan sarana dan prasarana guna mendukung kelancaran
kunjungan keluarga Warga Binaan.
“Seluruh
satuan kerja harus mampu menyamakan persepsi dan pelaksanaan di lapangan,
sehingga tidak terjadi perbedaan data kunjungan, baik dari segi jadwal maupun
metode pelayanan. Ini penting untuk menciptakan layanan yang efektif, efisien,
dan memberikan kepastian kepada masyarakat,” tegas Mashudi.
Sementara
itu, Kalapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menyampaikan komitmennya untuk
melaksanakan arahan tersebut secara maksimal. Ia menegaskan bahwa seluruh
jajaran Lapas Pemuda Madiun siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat
dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban.
“Kami
berkomitmen untuk memastikan layanan kunjungan Hari Raya Idul Fitri 1447 H
berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang telah
ditetapkan,” ujarnya.
Melalui
kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan, khususnya Lapas Pemuda
Madiun, dapat semakin siap dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat
serta mendukung terciptanya sistem pemasyarakatan yang profesional dan
berintegritas. (RED).
